ASUMSI DALAM PENELITIAN
ASUMSI DALAM PENELITIAN
MAKALAH
Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Metode Penelitian Kuantitatif
Yang dibina oleh Prof. Dr. Parno, M.Si dan Prof. Dr. Endang Purwaningsih, M.Si.
Oleh:
Rizqiatul Hasanah
210321868031
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN FISIKA
PROGRAM STUDI S2 PENDIDIKAN FISIKA
OKTOBER 2021
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Kompleksnya realita yang ada dalam objek penelitian membuat akan menyulitakan peneliti untuk mencapai tujuan penelitian yang diinginkan. Terlalu banyak hal-hal yang jika tidak diabaikan atau tidak diasumsikan ideal akan membuat hasil penelitian kita sulit untuk disimpulkan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk membuat data asumsi yang membatasi pelebaran konflik atau meluasnya permasalahan pada penelitian yang dilakukan. Asumsi diperlukan sebagai batasan lingkup penelitian.
1.2. Rumusan Masalah
1) Bagaimana manfaat asumsi dalam penelitian?
2) Bagaimana pentingnya asumsi dalam penelitian?
1.3. Tujuan
1) Menjelaskan manfaat asumsi dalam penelitian
2) Menjelaskan pentingnya asumsi dalam penelitian
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Manfaat Asumsi Penelitian
Asumsi merupakan suatu keadaan yang dengan sengaja dimuculkan oleh peneliti sebagai bentuk penyederhanaan kenyataan yang begitu kompleks. Dengan kata lain, asumsi juga bisa disebut sebagai aturan praktis. Asumsi juga dapat diartikan sebagai suatu landasan berpikir yang dianggap benar walaupun hanya untuk sementara. Hal ini dikarenakan asumsi bukanlah suatu kepastian.
Beberapa contoh asumsi dalam penelitian pendidikan yaitu; (1) Nilai yang diperoleh siswa menggambarkan kemampuan siswa yang sebenarnya, (2) Angket respon diisi oleh siswa dengan sebenarnya dan tanpa paksaan. Dalam penelitian-penelitian eksperimen empiris, beberapa contoh asums yang biasa digunakan yaitu; objek-objek tertentu memiliki kesamaan misalnya dalam sifat atau struktur, sehingga bisa dikategorikan dalam satu kelompok.
Dalam penelitian, asumsi/anggapan dasar sangat diperlukan untuk dirumuskan secara jelas sebelum melangkah mengumpulkan data. Hal-hal yang mendasari pentingnya peneliti membuat asumsi yaitu:
1) Asumsi menjadi dasar berpijak yang kokoh bagi masalah yang sedang diteliti.
2) Asumsi mempertegas variable yang menjadi fokus penelitian.
3) Asumsi membantu dalam menentukan dan merumuskan hipotesis.
2.2. Pentingnya Asumsi dalam Penelitian
Asumsi sangat diperlukan dalam penelitian sebagai batas jangkauan penelitian. Dalam menyusun hipotesis, diperlukan asumsi bahwa ada perbedaan antara parameter populasi yang diwakili oleh sampel, misalnya peneliti mungkin memprediksi bahwa populasi A yang diwakili oleh sampel A akan memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi pada Tes Keterampilan Dasar daripada populasi B yang diwakili oleh sampel B. Untuk menentukan hipotesis, peneliti perlu memberikan asumsi bahwa hal tersebut benar pada dasar teori atau temuan penelitian penelitian sebelumnya (Borg, 2014).
Kemudian dalam uji stattistk parametrik dibuat beberapa asumsi tentang nilai populasi yang diwakili oleh sampel yang digunakan dalam suatu penelitian. Salah satu asumsi utama yang digunakan adalah bahwa nilai populasi pada ukuran yang digunakan dalam studi penelitian berdistribusi normal. Asumsi lainnya adalah bahwa varians nilai dalam populasi yang dibandingkan adalah sama. Peneliti biasanya menggunakan tes parametrik jika asumsi ini tidak dilanggar. Namun, jka asumsi ini dlanggar, maka peneliti menggunakan unji statistik nonparametrik. Dalam penelitian dengan metode kombinasi pun, asumsi dasar yang digunakan dalam kedua metode kuantitatif dan kualitatif memberikan pemahaman yang lebih baik tentang masalah dan pertanyaan penelitian daripada masing-masing metode itu sendiri (Creswell, 2012).
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Asumsi sangat diperlukan dalam penelitian untuk membatasi lingkup atau jangkauan penelitian. Selain itu, asumsi juga dapat menjadi landasan berpikir dan membuat penelitian dapat fokus terhadap variabel yang diinvestigasi..
.
3.2. Saran
Makalah ini memiliki banyak sekali kekurangan. Pembaca diharapkan dapat memberikan saran, masukan, atau feedback yang dapat melengkapi informasi terkait data asumsi.
Daftar Rujukan
Creswell, J. W. (2012). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (4th ed). Pearson.
Borg, G. (2014). Applying Educational Research: How to Read, Do, and Use Research to Solve Problem of Practice (6th Editon). Pearson.
Comments
Post a Comment